II




Judul:PDIP GERAM! DEBAT PILGUB JABAR RICUH, PASLON NO 3 BAWA KAOS # 2019 GANTI PRESIDEN
Durasi:00:11:27
Dilihat:28,599x
Diterbitkan:14 Mei 2018
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

PDIP GERAM! DEBAT PILGUB JABAR RICUH, PASLON NO 3 BAWA KAOS # 2019 GANTI PRESIDEN
https://youtu.be/A_NQDhmAv6E
---------------------------------------------------

Debat pilgub jabar, debat pilgub jabar ricuh, debat pilgub jabar bawa kaos # 2019 ganti presiden, Pasangan nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu bawa kaos # 2019 ganti presiden, debat panas pilgub jabar, debat pilgub jabar diwarnai ricuh, rikwan kamil komentari pilgub jabar

Ricuh kaos ganti presiden di debat Pilgub Jabar, Deddy Mizwar sempat ngambek
Debat Pilgub Jawa Barat putaran kedua digelar di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok. Di pengujung acara sempat terjadi kericuhan yang dipicu oleh closing statement pasangan nomor tiga yaitu Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik).Hal ini sempat membuat pasangan nomor empat yaitu Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi terdiam di atas panggung. Bahkan di antara riuhnya pendukung pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Deddy Mizwar sempat menghampiri sang istri untuk menenangkan.Pasalnya, istri pemeran Nagabonar itu terlihat khawatir dengan situasi tersebut. Deddy pun mengaku sudah tidak semangat untuk menyampaikan closing statement. Akhirnya, Dedi Mulyadi yang memberikan closing statement.Sementara itu, massa pun masih terus emosi dengan ucapan pasangan Asyik. Mereka meminta agar Bawaslu mendiskualifikasi pasangan tersebut. Bahkan ada kader yang memaksa naik ke panggung. Namun dihalangi oleh petugas.Massa baru mereda setelah TB Hasanuddin mengeluarkan statement. "Semua tenang. Saudara jangan ikuti apa yang diterorkan kepada kita," kata Hasan menenangkan.Dia pun meminta agar para pendukungnya kembali ke rumah dengan tenang. Dengan tegas Hasan mengimbau agar jangan ada yang melakukan tindakan melanggar hukum. "Jadi pulang kembali jangan merugikan diri sendiri, saudara pulang bersama saya. Ikuti perintah saya," tegasnya.Kang Hasan juga meminta pendukungnya agar memaafkan atas apa yang terjadi tadi. Persoalan yang ada kata dia akan diselesaikan di jalur yang semestinya. "Saudara jangan dibiasakan main teror. Jangan lakukan kegiatan melanggar hukum kita bukan teroris, pulang. Kita selesaikan dengan Bawaslu. Kita belum masuk pada tahap pilpres, kalau mengerti tidak akan dilakukan, jadi maafkan beliau-beliau," pungkasnya

BAGIKAN KE TEMAN ANDA