II




Judul:PARAH !! Alberto Puig Bos Honda Habis Habisan Bela Marc Marquez
Durasi:00:03:02
Dilihat:16,387x
Diterbitkan:16 April 2018
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

MotoGP Argentina 2018 masih meninggalkan kontroversi. Bos Repsol Honda, Alberto Puig kembali

mengungkit masalah yang dihadapi pembalap asal Spanyol,, Marc Marquez.

Puig lebih tertarik untuk mengomentari kesalahan marshall atau petugas di Sirkuit Termas de

Río Hondo, MotoGP Argentina. Puig heran marshall tidak mengeluarkan bendera saat mesin motor

The Baby Alien mati.

"Dari pemahaman kami, tidak sepenuhnya jelas apa yang terjadi di lintasan. Sesuatu yang

biasanya tidak terjadi. Kesalahan pertama merupakan kelanjutan dari hal-hal yang membuat

semuanya lebih rumit," kata Puig, seperti dilansir MCN, Minggu (15/4/2018).

Puig menjelaskan, saat mesin motor Marquez mati tidak ada satu petugas pun yang meminta

juara bertahan MotoGP kembali ke pit untuk mengganti motor dan memulai balapan dari sana.

Dia menambahkan, Marquez hanya melakukan apa yang dia pikir adalah hal yang benar untuk

dilakukan.

"Pembalap bertindak berdasarkan apa yang dia pikirkan, tetapi Anda dapat membayangkan ketika

Anda berada dalam situasi itu dengan 20 pembalap di belakang Anda, Anda ingin berada dalam

posisi yang aman," jelasnya.

"Dia berpikir bahwa para petugas menyuruhnya melakukan itu dan tidak ada yang mencoba

mengeluarkannya dari posisi itu," ungkap Puig.

Puig berpendapat, pihaknya meminta agar operator di kejuaraan MotoGP atau Dorna Sports bisa

bersikap netral. Setiap insiden di MotoGP Argentina harus disikapi dengan adil sehingga

tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Pernyataan yang disampaikan Puig sendiri dilontarkan setelah ada rencana bahwa Dorna Sports

untuk mengumpulkan pembalap. Rencananya, hal itu akan digelar jelang MotoGP Amerika Serikat

di Austin, pekan depan.

Situasi rasanya akan semakin sulit mengingat tim Yamaha terus meminta Marquez mendapatkan

hukuman. Puig berharap masalah ini tidak berlanjut dan pihaknya hanya berpikir untuk tetap

tenang menyambut balapan seri ketiga di Austin.

"Valentino memiliki banyak pengalaman dan dia tahu bahwa hal-hal ini dapat terjadi dalam

balapan, dan ketika kondisi trek sulit mereka dapat terjadi. Kami benar-benar minta maaf

atas apa yang terjadi, tetapi kami tidak berpikir bahwa pengendara kami di luar kendali,"

beber Puig.

"Tentu saja saya mengerti bahwa Valentino dan Yamaha tidak senang dengan situasi ini, dan

mereka berhak untuk melakukannya. Tapi itu telah terjadi pada kita semua dalam balapan

berkali-kali," tambahnya.

BAGIKAN KE TEMAN ANDA


this video can not be downloaded