II




Judul:tz·zχuαи 小璐 Titanz SG Squad vs Evos Lord Squad Ini Ranked Rasa MSC
Durasi:00:21:23
Dilihat:1,361,692x
Diterbitkan:11 Oktober 2017
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

Video Baru tz·zχuαи 小璐 Titanz SG Squad vs Evos Lord Squad Ini Ranked Rasa MSC

belajar cara menggunakan hero dengan tingkat kesulitan tertinggi yaitu Fanny. Banyak player yang ingin belajar cara main Fanny namun malah sering jadi feeder karena belum tahu cara menguasai hero yang satu ini, saran ane jangan langsung gunakan hero ini di classic mode apalagi ranked, mulailah dari custom mode atau setidaknya versus AI. Ane sendiri dulu menyesal karena langsung main Fanny di match up (classic) sampai akhirnya jadi feeder berkali-kali sampe dihina-hina sepanjang permainan. Apalagi kalau salah lempar tali ke turret sering banget mati kaya orang bodoh dan bikin kapok make hero ini lagi.

Pada turnamen MSC Fanny adalah hero yang paling sering di ban (highest ban rate 63%), karena Fanny merupakan hero yang paling kuat (OP) jika dipakai oleh player yang pro. Dari data MSC Fanny juga adalah hero yang paling cepat farming jelas karena bisa berpindah-pindah lane dalam hitungan detik, hero ini memang merupakan hero tercepat dalam urusan pushing lane dan mapping. Sayang hero ini sering sekali di nerf, padahal udah sulit dikuasai malah dibuat semakin lemah oleh developer ML, namun tetap hero ini masih sangat kuat ditangan user yang handal. Intinya tetap balik lagi pada siapa yang pakai dan bagaimana cara mereka menggunakan hero tersebut.

Kelebihan Fanny:

Cepat farming, Fanny bisa berpindah-pindah lane dalam sekejap, membuatnya menjadi hero yang paling cepat untuk ngutan sehingga bisa sangat cepat mengumpulkan gold dan exp (cepat naik level), bisa dibilang hero ini sangat-sangat kuat pada phase early-mid game.
Mobilitas tertinggi, skill 2 Fanny (Steel Cable) membuatnya menjadi hero dengan tingkat mobilitas terbaik di game ini, dia bisa menyerang dan kabur kapan saja sesuka hati, hero yang sangat ideal untuk dive turet dan menyerang marksman/mage dibelakang tanker saat war.
Sulit dibunuh, jelas karena Fanny bisa kabur dalam sekejap dan tidak ada satupun hero yang bisa mengalahkannya dalam urusan kabur, Fanny juga merupakan salah satu hero terbaik untuk melawan Argus, karena dia tinggal kabur saja saat Argus ulti dan balik lagi menyerang ketika ultinya selesai.
Burst damage one shot, pada phase mid game, Fanny biasanya sudah berada 2-3 level lebih tinggi dari lawan-lawannya, sehingga tidak heran dengan kombo-kombo skillnya Fanny bisa langsung membunuh hero lawan dengan satu serangan (kombinasi Tornado Strike + Ulti), ga percaya? Lihat aja sekilas cuplikannya dibawah.
Fun to play, ane sendiri paling suka main hero Fanny karena gameplaynya sangat menyenangkan apalagi kalau dapet pentakill/savage dengan hero ini.
Kekurangan Fanny:

Sangat susah dimainkan/dikuasai, bagi player-player newbie hero ini lumayan sulit dikuasai karena tidak mudah menggunakan skill kabelnya, ditambah lagi setiap kali map diubah/update, para user Fanny harus kembali membiasakan diri untuk menggunakan map yang baru (belajar lagi).
Sangat bergantung pada buff, kelemahan terbesar Fanny adalah energinya yang sangat terbatas, sistem regenerasi energy memang lebih cepat daripada mana, tapi konsumsi energi juga lebih cepat habis ketimbang mana, yang lebih parah tidak ada item apapun yang bisa membantu regenerasi/konsumsi energi Fanny, sehingga hero ini harus selalu diprioritaskan untuk mengambil buff.
Sangat lembek, memang pada dasarnya semua hero assassin itu lembek apalagi Fanny, kalau hero ini kena CC stun/disable saat tim war sudah dipastikan dia bakal tewas seketika, intinya Fanny harus terus bergerak/terbang untuk kabur menghindari serangan musuh.

Akhir-akhir ini, Mobile Legends sudah mulai dilirik sejak MSC Qualifier 2017 di Gandaria City beberapa waktu lalu, dimana tim-tim besar yang mempunyai skill individual maupun teamwork yang sangat baik sehingga menyajikan pertandingan demi pertandingan yang sangat membuat penonton semakin berdebar karena sengitnya alur pertandingan. Setelah Event tersebut selesai, mulai lah tim-tim besar dari berbagai kalangan, (contohnya Dota 2) merekrut tim-tim di game Mobile Legends untuk memperluas divisi mereka, seperti RRQ yang merekrut tim Oxygen (O2) untuk menjadi bagian dari RRQ di divisi Mobile Legends.

Masih banyak juga yang ragu-ragu untuk membuka divisi terutama di dunia Mobile game dengan alasan takutnya Mobile game yang tak bertahan lama eksistensinya di dunia game, tapi tidak untuk Evos. Tim yang baru saja melepas Ramz dari roster utama dota2-nya ini ternyata mulai melirik Mobile Legends sebagai salah satu divisi mereka kedepannya. Dari post ada di fanpage resminya, Evos memberikan pertanyaan kepada fansnya lewat Fanspage dengan membuat vote untuk divisi manakah yang fansnya inginkan untuk memperluas sayap timnya di dunia E-sports Indonesia.

Nampaknya Evos tidak ingin eksistensinya kalah dengan tim-tim E-sports besar lainnya di Indonesia dengan cara terus berkembang dan berinovasi secara bertahap sehingga kehadiran mereka tentu dapat diperhitungkan oleh tim-tim lawan yang akan berhadapan dengannya.

BAGIKAN KE TEMAN ANDA