II




Judul:PILPRES 2019 PILIH ANIES ATAU GATOT? INI JAWABAN ROCKY GERUNG
Durasi:00:08:44
Dilihat:173,435x
Diterbitkan:03 Juli 2018
Sumber:Youtube
Suka Ini ?:

BACA DESKRIPSI DI BAWAH, AGAR BUDAYA MEMBACA TIDAK DIKALAHKAN OLEH TUNTUAN VISUAL:

Dalam acara ini, Alfito Deannova mengajak Acep Iwan Saidi, Silih Agung Wasesa, dan Rocky Gerung ngobrol soal 'Kuda Hitam' di Pilpres 2019 mendatang. Topik yang dibicarakan adalah PENTAS SEMIOTIKA PILPRES.
Dalam pertanyaannya, Alfito menyebut nama Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan sebagai kandidat Capres non parpol terkuat selain Jokowi dan Prabowo.
Mengenai keduanya, Acep Iwan Saidi lebih tertarik membaca Gatot Nurmantyo. Bermula dari munculnya dari ruang gelap demokrasi dengan menengah-nengahi pertikaian antar dua kubu di DKI tahun lalu, menurut Acep, Gatot sudah mengantongi tabungan politik, dan bisa jadi akan dipakai untuk Pilpres 2019 nanti. Belum lagi ketika dia dipensiunkan dari jabatannya sebagai Panglima Besar TNI. Namun, Acep menilai, kelemahan (sekaligus kekuatan yang tak terduga) dari sosok Gatot Nurmantyo adalah, dia akan dibaca sebagai sosok yang ditakuti oleh Partai Politik ketika semisal diusung dan jadi, akan berbelok arah dari kepentingan Partai. Sehingga langkah dari Gatot akan terhenti dengan sendirinya, mengingat Calon Presiden butuh transportasi untuk Pilpres mendatang.

Silih Agung Wasesa lebih 'jatuh hati' pada Anies Baswedan. Menurutnya, Anies memiliki kesempatan besar maju Pilpres 2019. Silih melihat langkah-langkah brilian Anies seperti kebijakan dari janji-janjinya pada kampanye tahun lalu, sampai pada penutupan reklamasi masih hangat akhir-akhir ini, memberi ruang cukup untuk tabungan politiknya. Trek Recordnya di 2014 silam memang baik, namun tidak sehebat gerakan-gerakannya yang dianggap simbol 'perlawanan' saat menjabat Gubernur di DKI kini.

Bagaimana dengan pendapat Rocky Gerung?
Membaca Anies Baswedan, Bung Rocky menilai Anies sudah memiliki tabungan politik yang cukup. Kendati belum ada sinyal hijau untuk maju, Anies bisa saja menginvestasikan semua yang dilakukannya sementara di DKI. Bung Rocky menilai tidak ada kesempatan lagi selain 2019 untuk Anies. Sebab di 2024, di samping banyak persaingan, namanya lambat laun menurun. Soal skenario, Rocky Gerung yakin Anies tahu siapa yang memegang skenario.
Sedangkan untuk Gatot Nurmantyo, Bung Rocky melihat tabungan politiknya terisi oleh fenomena Politik Islam (Aksi 411, 212 dan pernyataan-pernyataannya di beberapa talk show televisi). Orang menganggap Gatot punya potensi untuk menjadi lawan tangguh Petahana. Rocky Gerung tidak mengkalkulasikan fenomena ini sebagai sinyal yang cukup baik. Gatot harus membuktikan lewat keresmian sebagai kandidat presiden. Nah, keresmian ini, menurut Bung Rocky belum dimiliki oleh Gatot Nurmantyo. Bagi Bung Rocky, Gatot tak ubahnya layangan putus. Siapa yang akan menangkap layangan itu masih jadi misteri. Entah diraih oleh penangkap layang-layang dengan perasaan riang, atau layang-layang tersebut justru tersangkut di pepohonan sekitarnya.

Video ini disadur dari AFD NOW - CNN INDONESIA, acara yang presenteri oleh Alfito Deannova Gintings, Jurnalis Senior CNN INDONESIA.
-------------------------
like - comment - subscribe channel ini - & share videonya!

BAGIKAN KE TEMAN ANDA